HPP & Penetapan Harga · 16 Oktober 2026 · 7 menit
Cara Menghitung HPP dan Menetapkan Harga Jual
Menghitung harga pokok per porsi atau per unit secara lengkap — termasuk tenaga kerja dan biaya langsung — lalu menetapkan harga jual dari margin yang Anda inginkan.

Menetapkan harga dengan cara "lihat harga pesaing, kurangi seribu" adalah cara tercepat untuk bekerja keras tanpa laba. Harga jual seharusnya berangkat dari HPP: berapa sebenarnya modal satu unit yang Anda jual.
1. Isi HPP yang sering terlewat
HPP bukan hanya bahan. Tiga lapis yang harus dihitung:
- Bahan langsung — yang benar-benar masuk ke produk.
- Tenaga kerja langsung — orang yang mengerjakan produk itu. Bagi gaji bulanan dengan jumlah unit yang dihasilkan.
- Biaya langsung lain — kemasan, listrik mesin, gas, air, biaya antar per pesanan.
Yang tidak masuk HPP: sewa tempat, internet, gaji admin, iklan. Semuanya biaya operasional — dipakai di hitungan berikutnya, bukan di harga pokok per unit.
2. Contoh: satu cup kopi susu
| Komponen | Hitungan | Rp per cup |
|---|---|---|
| Kopi 18 gram | 18/1.000 × Rp180.000 per kg | 3.240 |
| Susu 150 ml | 150/1.000 × Rp22.000 per liter | 3.300 |
| Cup, tutup, tisu | per unit | 1.100 |
| Gula & sedotan | per unit | 250 |
| Total bahan | 7.890 | |
| Tenaga kerja langsung | Rp2.500.000 ÷ 1.200 cup per bulan | 2.083 |
| Biaya langsung lain | Rp180.000 ÷ 1.200 cup (listrik mesin, air) | 150 |
| HPP per cup | 10.123 |
Perhatikan: tanpa memasukkan tenaga kerja, HPP terlihat hanya Rp7.890 — sekitar 22% lebih murah dari kenyataan. Harga jual yang disusun dari angka itu akan membuat Anda merasa untung padahal tidak.
3. Menetapkan harga jual
Ada dua cara yang bisa dipakai berdampingan:
a. Dari markup
Kalau ingin laba kotor sekitar 60%, markup-nya sekitar 2,5 kali HPP: Rp10.123 × 2,5 = Rp25.308, dibulatkan jadi Rp25.500.
b. Dari margin yang diinginkan (lebih akurat)
Rumusnya: harga jual = HPP ÷ (1 − margin yang diinginkan).
Target margin 60%: Rp10.123 ÷ 0,4 = Rp25.308 → dibulatkan Rp25.500.
Setelah harga ditetapkan Rp25.500:
- Margin kotor = (25.500 − 10.123) ÷ 25.500 = 60,3%
- Biaya bahan saja = 7.890 ÷ 25.500 = 30,9% dari harga jual — untuk usaha makanan dan minuman, angka ini masih di dalam rentang yang sehat secara umum (lazimnya dijaga di kisaran 30–35%). Kalau sudah lewat 40%, periksa porsi dan harga bahan.
- Sisa per cup untuk menutup biaya tetap = Rp15.377
4. Berapa cup minimal harus terjual?
Misal biaya tetap sebulan Rp12.000.000 (sewa, gaji tetap, internet, listrik toko).
Titik impas = Rp12.000.000 ÷ Rp15.377 = 781 cup per bulan, sekitar 26 cup per hari (dihitung 30 hari).
Angka ini jauh lebih berguna daripada target "semoga ramai": Anda tahu kapan mulai untung, dan tahu berapa yang harus dinaikkan kalau bulan lalu hanya terjual 700 cup.
5. Empat kesalahan umum
- Menghitung HPP hanya dari bahan.
- Tidak memperbarui harga bahan. Harga kopi, minyak, dan tepung berubah; HPP yang memakai harga tahun lalu membuat margin tampak lebih baik dari kenyataan.
- Memberi diskon tanpa tahu HPP. Diskon 20% dari Rp25.500 menjadi Rp20.400 menyisakan Rp10.277 — masih di atas HPP, tapi hampir tidak menyisakan apa pun untuk biaya tetap.
- Menyamakan HPP semua produk. Setiap menu punya HPP sendiri; jangan pakai rata-rata untuk memutuskan harga satu menu.
6. Perbarui setiap tiga bulan
Masukkan daftar bahan, harga terakhir, dan porsi ke dalam satu lembar hitung. Ulangi setiap kuartal atau setiap kali harga bahan utama naik. Sepuluh menit per kuartal jauh lebih murah daripada setahun bekerja dengan harga yang salah.
Kalkulator HPP & Harga Jual kami sudah memuat rumus ini semua: masukkan harga bahan dan porsi, lalu harga jual rekomendasi serta titik impasnya muncul sendiri.
Kit yang membahas topik ini
Kalkulator HPP & Harga Jual
Rp79.000
Hitung harga pokok per produk, tentukan margin, dan ketahui titik impas harga sebelum menetapkan harga jual.